Kamis, 24 Maret 2011

BAB 3 KEPRIBADIAN (CHAPTER III PERSONALITY)

HARYA BUNTALA KOOSTANTO
H24080129
PERILAKU KONSUMEN
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
BAB 3
KEPRIBADIAN

Kepribadian berkaitan dengan adanya perbedaan karakteristik yang paling dalam pada diri manusia, perbedaan karakteristik tersebut menggambarkan cirri unik dari masing – masing individu. Perbedaan karakteristik akan mempengaruhi respon individu terhadap lingkungannya (stimulus) secara konsisten.

Karakteristik Kepribadian
         Kepribadian menggambarkan perbedaan individu
         Kepribadian menunjukan konsistensi dan berlangsung lama
         Kepribadian dapat berubah

Teori Kepribadian

Teori Kepribadian Freud
Kebutuhan yang tidak disadari (unconscious needs) atau dorongan dari dalam diri manusia (drive), seperti dorongan seks dan kebutuhan biologis adalah inti dari motivasi dan kepribadian manusia.
         Kepribadian manusia terdiri atas tiga unsur, yaitu
          Id
         adalah aspek biologis dalam diri manusia yang ada sejak lahir, yang mendorong munculnya kebutuhan fisiologis seperti rasa lapar, haus, seks.
         Superego
         adalah aspek psikologis pada diri manusia yang menggambarkan sifat manudia untuk tunduk dan patuh kepada norma – norma sosial, etika, dan nilai – nilai masyarakat.
         Ego
         berfungsi menjadi penengah antar Id dan Superego. Ego berusaha menyeimbangkan keingininan yang ingin dipenuhi dan yang dituntut oleh superego sesuai dengan norma sosial.

Teori Freud dan Pemasaran
Pemasar menggunakan selebiti, model maupunartis sebai bintang iklan.

Teori Neo-Freud (Teori Sosial Psikologi)
Teori ini menekankan bahwa manusia berusaha untuk memnuhi apa yang dibutuhkan masyarakat dan masyarakat membantu individu dalam memenuhi kebutuhan dan tujuannya.

Teori Ciri (Trait Theory)
Teori ciri mengklasifikasikan manusia ke dalm karakteristik atau sifat cirinya yang paling menonjol
Gaya hidup adalah konsep yang lebih baru dan lebih mudah terukur dibandingkan kepribadian. Gaya hidup lebih menggambarkan perilaku seseorang, yaitu bagaiman ia hidup, menggunakan dan memanfaatkan waktu yang dimilikinya.
Psikografik
Suatu instrument untuk mengukur gaya hidup yang memberikan pengukuran kuantitatif dan bisa dipakai untuk menganalisa data yang sangat besar.

Inventori Psikografik Vals
Klasifikasi konsumen berdasarkan Vals 2



Diamond: EXPERIENCERS
 









Low Resources



Dogmatisme Sebuah kepribadian ciri yang mengukur tingkat kekauan seseorang dalam menerima segala sesuatu yang tidak dikenal atau menerima informasi yang bertentangan dengan kepercayaan yang dimiliki.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda